Pages

0

Setiap Wanita Cantik


Seorang anak laki-laki bertanya kepada ibunya "Mengapa engkau menangis?""
Karena aku seorang wanita," dia berkata kepada anaknya.
"Aku tidak mengerti," jawab anak laki-laki tersebut.
 Sang ibu memeluk anaknya dan berkata "Dan kau tidak akan pernah mengerti"
Kemudian anak laki-laki tersebut bertanya kepada ayahnya "Mengapa ibu menangis tanpa ada alasan?"
"Semua wanita menangis tanpa ada alasan," hanya itu yang bisa dikatakan ayahnya.
Anak laki-laki itu tumbuh dan menjadi seorang laki-laki dewasa, dan tetap merasa heran mengapa wanita menangis.Akhirnya dia menelepon Tuhan, dan ketika sudah terhubung, dia bertanya, "Tuhan, mengapa wanita begitu mudah menangis?

"Tuhan berkata "Aku menciptakan wanita istimewa.
Aku menciptakan baginya bahu yang kuat untuk memikul beban dunia,
 tapi begitu lembut sehingga dapat memberikan kenyamanan."
"Aku memberinya kekuatan untuk melahirkan dan menahan penolakan yang kerap muncul dari anak-anaknya"
"Aku memberinya keteguhan yang membuatnya dapat tetap bertahan di saat semua orang sudah menyerah,
 dan tetap memperhatikan keluarganya tanpa mengeluh saat sedang lelah maupun sakit."
"Aku memberinya kepekaan untuk mencintai anak-anaknya dalam keadaan apapun,
meskipun mereka menyakitinya."


"Aku memberinya kekuatan untuk bisa memaklumi kesalahan-kesalahan suaminya,
menciptakannya dari tulang rusuk suaminya untuk melindungi hatinya"
"Aku memberinya kearifan untuk mengetahui bahwa seorang suami yang baik tidak akan pernah menyakiti istrinya, tetapi kadang-kadang menguji kekuatan dan ketetapan hatinya untuk tetap teguh mendampingi suaminya"
"Dan akhirnya, Aku memberinya air mata untuk dicurahkan.
 Ini khusus miliknya untuk digunakan kapanpun diperlukan."

Kau lihat: Kecantikan seorang wanita tidak terletak pada pakaian yang dikenakannya, penampilan fisiknya, atau cara dia menyisir rambutnya.""Kecantikan seorang wanita dapat dilihat melalui matanya, karena mata adalah pintu menuju hatinya, tempat dimana cinta bersemayam.
                                                              "Setiap Wanita Cantik''

0

~~** Say No to BROKEN HEART.....! **~~


AssaLamu'alaikum.......^^
Bismillahirrohmanirrohim.......


Sahabat…pernahkah kau patah hati???

 Patah hati karena penolakan, penghianatan ataupun perpisahan???

“Patah hati itu sungguh menyakitkan, memilukan dan mematikan… “ (ehm… menurut saya kalimat ini hanya cocok untuk orang-orang yang tidak percaya akan janji Allah.. ^_^)

“Patah hati itu lebih sakit dari sakit gigi dan lebih sakit dari ditusuk belati…” (ehm…menurut saya kalimat ini sepertinya hanya cocok untuk orang-orang yang yang belum pernah sakit gigi dan belum pernah ditusuk belati … ^_^)

Menurut survei, patah hati itu menyedihkan tapi …. Saya bertanya-tanya sendiri, “Apakah hati kita benar-benar bisa patah???" Atau hanya ungkapan saja…hanya dimulut saja…merasa sakit hati dan kemudian berkata “Aku patah hati” atau “broken heart”…

Sobat...jika kita memang benar-benar terasa ada yang patah di hati atau patah hati karena penolakan, penghianatan dan perpisahan, atau ditolak, dihianati ataupun dipisahkan… ingat kalimat ini :

Allah.. tak pernah salah dalam pilihan-pilihanNya terhadap kebaikan kita. Apa yang menurut kita baik, belum tentu baik menurutNya, apa yang menurut kita buruk belum tentu buruk menurutNya. Namun percayalah…apa yang menurutNya baik sudah pasti baik dan apa yang menurutNya buruk sudah pasti buruk. Karena Dialah Yang Maha Tahu…

Sewaktu seseorang yang kita harapkan tidak memberikan respon yang baik terhadap harapan kita, atau seseorang menolak kita, bahkan seseorang itu memutuskan untuk berpisah dengan kita..janganlah bersedih hati, janganlah merasa patah hati…jika sudah tahu patah hati itu menyedihkan, buang saja rasa itu dan menjauh dari yang namanya patah hati. Lalu jangan pernah lupakan kalimat ini…

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula).”(An Nur : 26)

Sehingga, apa yang harus disedihkan??? Jika seseorang itu tidak diizinkan Allah untuk bersanding dengan kita, berarti Allah telah menyiapkan bidadari atau pangeran yang jauh lebih baik dari yang kita anggap baik.. dan berprasangka baiklah kepada Allah…nantikan janjiNya yang akan memberikan yang TERBAIK untuk kita.

“Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan)....” (Faathir :11)

Sobat...Pasangan kita sudah disiapkanNya, jodoh itu sudah disiapkanNya… Percayalah...

Jika kita ingin mendapatkan seseorang yang baik, maka jadilah orang baik…

Seseorang lelaki jangan pernah mengharapkan kan pasangan seperti Khadijah, Fatimah atau Aisyah jika sifatnya masih jauh dari standar baik dan tidak mau memperbaiki diri menjadi lelaki baik-baik...

Seseorang wanita jangan mengharapkan pasangan seperti Muhammad atau Ibrahim jika sifatnya masih jauh dari standar baik dan tidak mau memperbaiki diri menjadi wanita baik-baik...

Perbaiki diri berarti mengundang kebaikan…
Memperburuk diri berarti mengundang keburukan…

Say no to broken heart… dan jangan bersedih…


 Wassalam,
0

*** Kenapa Enggan Berjilbab ***


Assalamu’alaikum .

Berbagai alasan sering dikemukakan oleh para wanita yang masih enggan berjilbab. Coba perhatikan beberapa alasan mereka:

Pertama: Yang penting hatinya dulu yang dihijabi.

Alasan, semacam ini sama saja dengan alasan orang yang malas shalat lantas mengatakan, “Yang penting kan hatinya.” Inilah alasan orang yang punya pemahaman bahwa yang lebih dipentingkan adalah amalan hati, tidak mengapa seseorang tidak memiliki amalan badan sama sekali. Inilah pemahaman aliran sesat “Murji’ah” dan sebelumnya adalah “Jahmiyah”. Ini pemahaman keliru, karena pemahaman yang benar sesuai dengan pemahaman Ahlus Sunnah wal Jama’ah, “Din dan Islam itu adalah perkataan dan amalan, yaitu perkataan hati, perkataan lisan, amalan hati, amalan lisan dan amalan anggota badan.”

Imam Asy Syaafi’i rahimahullah menyatakan, “Iman itu adalah perkataan dan perbuatan, bertambah dengan ketaatan dan berkurang dengan maksiat.”

Jadi tidak cukup iman itu dengan hati, namun harus dibuktikan pula dengan amalan.

Kedua: Bagaimana jika berjilbab namun masih menggunjing.

Alasan seperti ini pun sering dikemukakan. Perlu diketahui, dosa menggunjing (ghibah) itu adalah dosa tersendiri. Sebagaimana seseorang yang rajin shalat malam, boleh jadi dia pun punya kebiasaan mencuri. Itu bisa jadi. Sebagaimana ada kyai pun yang suka menipu. Ini pun nyata terjadi.

Namun tidak semua yang berjilbab punya sifat semacam itu. Lantas kenapa ini jadi alasan untuk enggan berjilbab? Perlu juga diingat bahwa perilaku individu tidak bisa menilai jeleknya orang yang berjilbab secara umum. Bahkan banyak wanita yang berjilbab dan akhlaqnya sungguh mulia. Jadi jadi kewajiban orang yang hendak berjilbab untuk tidak menggunjing.

Ketiga: Belum siap mengenakan jilbab.

Kalau tidak sekarang, lalu kapan lagi? Apa tahun depan? Apa dua tahun lagi? Apa nanti jika sudah pipi keriput dan rambut beruban? Setan dan nafsu jelek biasa memberikan was-was semacam ini, supaya seseorang menunda-nunda amalan kebaikan.

Ingatlah kita belum tentu tahu jika besok shubuh kita masih diberi kehidupan. Dan tidak ada seorang pun yang tahu bahwa satu jam lagi, ia masih menghirup nafas. Oleh karena itu, tidak pantas seseorang menunda-nunda amalan. “Oh nanti saja, nanti saja”.

Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma memberi nasehat yang amat bagus,
“Jika engkau berada di waktu sore, janganlah menunggu-nunggu waktu pagi. Jika engkau berada di waktu pagi, janganlah menunggu-nunggu waktu sore. Manfaatkanlah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. Manfaatkan pula masa hidupmu sebelum datang kematianmu” (HR. Bukhari no. 6416). Nasehat ini amat bagus bagi kita agar tidak menunda-nunda amalan dan tidak panjang angan-angan.

Wa’alaikum salam
Moga bermanfaat khususnya buat ukhty Fillah .
0

Akhwat Idaman


Aku Wanita Mujahidah Sejati...
Yang tercipta dari tulang rusuk lelaki yang berjihad..
Bilakah khan datang seorang peminang menghampiriku mengajak tuk berjihad..
Kelak ku akan pergi mendampinginya di bumi Jihad..
Aku selalu siap dengan semua syarat yang diajukannya..
cinta Allah, Rasul dan Jihad Fisabilillah
Aku rela berkelana mengembara dengannya lindungi Dienullah
Ikhlas menyebarkan dakwah ke penjuru bumi Allah

Tak mungkin ku pilih dirimu.. .bila dunia lebih kau damba...
Terlupa kampung halaman, sanak saudara bahkan harta yang terpendam..
Hidup terasing apa adanya.. asalkan di akhirat bahagia..
Bila aku setuju dan kaupun tidak meragukanku...
Bulat tekadku untuk menemanimu...

Aku Wanita mujahidah pilihan...
Yang mengalir di nadiku darah lelaki yang berjihad...
Bilakah khan datang menghampiriku seorang peminang yang penuh ketawadhu`an...
Kelak bersamanya kuarungi bahtera lautan jihad...
Andai tak siap bisa kau pilih...
Agar kelak batin, jiwa dan ragamu tak terusik,
terbebani dengan segala kemanjaanku, kegundahanku, kegelisahanku...
terlebih keluh kesahku...

Tak mungkin aku memilihmu...
bila yang fana lebih kau cinta...
Lupa akan kemilau dunia dan remangnya lampu kota...
lezatnya makanan dan lajunya makar durjana...
Sebab meninggalkan dakwah karena lebih mencintaimu...
dan menanggalkan pakaian taqwaku karena laranganmu...

Meniti jalan panjang di medan jihad...
Yang ada hanya darah dan airmata tertumpah...
serta debu yang beterbangan,...
keringat luka dan kesyahidan pun terulang...
Jika masih ada ragu tertancap dihatimu...
Teguhkan `azzam`ku tuk lupa akan dirimu...

Aku wanita dari bumi Jihad...
Dengan sekeranjang semangat berangkat ke padang jihad...
Persiapkan bekal diri menanti pendamping hati, pelepas lelah serta kejenuhan...
tepiskan semua mimpi yang tak berarti...
Adakah yang siap mendamaikan Hati ??
Karena tak mungkin kulanjutkan perjalanan ini sendiri...
tanpa peneguh langkah kaki.. pendamping perjuangan...
Yang melepasku dengan selaksa do`a...
meraih syahid... tujuan utama...
Robbi... terdengar panggilanMu tuk meniti jalan ridhoMu...
Kuharapkan penolong dari hambaMu... menemani perjalanan ini...

Allahu Akbar..
0

Manga Akhwat

Anugerah kecantikan yang Allah berikan kepada wanita dari berbagai sisinya dapat menimbulkan dampak kebaikan dan keburukan baik untuk dirinya sendiri atau lawan jenisnya. Bak mutiara indah yang senantiasa menebarkan kilauannya. Namun kilauan itu juga dapat menjadi ladang kemaksiatan jika tidak dijaga oleh pemiliknya seperti dicuri atau dirampas. Begitu pula keindahan dari seorang wanita akan mengundang keburukan jika tidak dijaga dengan baik.





MANFAAT RADIOAKTIF DALAM BIDANG TEKNOLOGI DAN KEHIDUPAN SEHARI-HARI


A.        Bidang Kedokteran
Penggunaan radioaktif untuk kesehatan sudah sangat banyak, dan sudah berapa juta orang di dunia yang terselamatkan karena pemanfaatan radioaktif ini. Sebagai contoh sinar  X untuk penghancur tumor atau untuk foto tulang.
Berdasarkan radiasinya
1) Sterilisasi radiasi.
Radiasi dalam dosis tertentu dapat mematikan mikroorganisme sehingga dapat digunakan untuk sterilisasi alat-alat kedokteran. Steritisasi dengan cara radiasi mempunyai beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan sterilisasi konvensional (menggunakan bahan kimia), yaitu:
a) Sterilisasi radiasi lebih sempurna dalam mematikan mikroorganisme.
b) Sterilisasi radiasi tidak meninggalkan residu bahan kimia.
c) Karena dikemas dulu baru disetrilkan maka alat tersebut tidak mungkin tercemar bakteri lagi sampai kemasan terbuka. Berbeda dengan cara konvensional, yaitu disterilkan dulu baru dikemas, maka dalam proses pengemasan masih ada kemungkinan terkena bibit penyakit.
2) Terapi tumor atau kanker.
Berbagai jenis tumor atau kanker dapat diterapi dengan radiasi. Sebenarnya, baik sel normal maupun sel kanker dapat dirusak oleh radiasi tetapi sel kanker atau tumor ternyata lebih sensitif (lebih mudah rusak). Oleh karena itu, sel kanker atau tumor dapat dimatikan dengan mengarahkan radiasi secara tepat pada sel-sel kanker tersebut.
3) Penentuan Kerapatan Tulang Dengan Bone Densitometer
Pengukuran kerapatan tulang dilakukan dengan cara menyinari tulang dengan radiasi gamma atau sinar-X. Berdasarkan banyaknya radiasi gamma atau sinar-X yang diserap oleh tulang yang diperiksa maka dapat ditentukan konsentrasi mineral kalsium dalam tulang. Perhitungan dilakukan oleh komputer yang dipasang pada alat bone densitometer tersebut. Teknik ini bermanfaat untuk membantu mendiagnosiskekeroposan tulang (osteoporosis) yang sering menyerang wanita pada usia menopause (matihaid) sehingga menyebabkan tulang muda (Yudhi, 2008).
4) Three Dimensional Conformal Radiotheraphy (3d-Crt)
Terapi radiasi dengan menggunakan sumber radiasi tertutup atau pesawat pembangkit radiasi telah lama dikenal untuk pengobatan penyakit kanker. Perkembangan teknik elektronika maju dan peralatan komputer canggih dalam dua dekade ini telah membawa perkembangan pesat dalam teknologi radioterapi. Dengan menggunakan pesawat pemercepat partikel generasi terakhir telah dimungkinkan untuk melakukan radioterapi kanker dengan sangat presisi dan tingkat keselamatan yang tinggi melalui kemampuannya yang sangat selektif untuk membatasi bentuk jaringan tumor yang akan dikenai radiasi, memformulasikan serta memberikan paparan radiasi dengan dosis yang tepat pada target. Dengan memanfaatkan teknologi 3D-CRT ini sejak tahun 1985 telah berkembang metoda pembedahan dengan menggunakan radiasi pengion sebagai pisau bedahnya (gamma knife). Dengan teknik ini kasus-kasus tumor ganas yang sulit dijangkau dengan pisau bedah konvensional menjadi dapat diatasi dengan baik oleh pisau gamma ini, bahkan tanpa perlu membuka kulit pasien dan yang terpenting tanpa merusak jaringan di luar target (Yudhi, 2008).
5) Teknik Pengaktivan Neutron
Teknik nuklir ini dapat digunakan untuk menentukan kandungan mineral tubuh terutama untuk unsur-unsur yang terdapat dalam tubuh dengan jumlah yang sangat kecil (Co, Cr, F, Fe, Mn, Se, Si, V, Zn dsb) sehingga sulit ditentukan dengan metoda konvensional. Kelebihan teknik ini terletak pada sifatnya yang tidak merusak dan kepekaannya sangat tinggi. Di sini contoh bahan biologik yang akan diperiksa ditembaki dengan neutron (Yudhi, 2008).
Penggunaan radioaktif dalam bidang kedokteran terutama untuk pendeteksian jenis kelainan di dalam tubuh dan untuk penyembuhan kanker yang sangat sukar dioperasi menggunakan metode lama. Prinsip radioaktif ini juga dimanfaatkan untuk pengetesan kualitas bahan di dalam suatu industri yang dapat dipergunakan dengan mudah dan dengan ketelitian yang tinggi. Radioisotop yang digunakan dalam bidang kedokteran dapat berupa sumber terbuka (unsealed source) dan sumber tertup (sealed source). Ketika radioisotop tersebut tidak dapat dipergunakan lagi, maka sumber radioaktif bekas tersebut sudah menjadi limbah radioaktif.
Dalam bidang kedokteran, radiografi digunakan untuk mengetahui bagian dalam dari organ tubuh seperti tulang, paru-paru dan jantung. Dalam radiografi dengan menggunakan film sinar-x, maka obyek yang diamati sering tertutup oleh jaringan struktur lainnya, sehingga didapatkan pola gambar bayangan yang didominasi oleh struktur jaringan yang tidak diinginkan. Hal ini akan membingungkan para dokter untuk mendiagnosa organ tubuh tersebut. Untuk mengatasi hal ini maka dikembangkan teknologi yang lebih canggih yaitu CT-Scanner.
Radioisotop Teknesium-99m (Tc-99m) merupakan radioisotop primadona yang mendekati ideal untuk mencari jejak di dalam tubuh. Hal ini dikarenakan radioisotop ini memiliki waktu paro yang pendek sekitar 6 jam sehingga intensitas radiasi yang dipancarkannya berkurang secara cepat setelah selesai digunakan. Radioisotop ini merupakan pemancar gamma murni dari jenis peluruhan electron capture dan tidak memancarkan radiasi partikel bermuatan sehingga dampak terhadap tubuh sangat kecil. Selain itu, radioisotop ini mudah diperoleh dalam bentuk carrier free (bebas pengemban) dari radioisotop molibdenum-99 (Mo-99) dan dapat membentuk ikatan dengan senyawa-senyawa organik. Radioisotop ini dimasukkan ke dalam tubuh setelah diikatkan dengan senyawa tertentu melalui reaksi penandaan (labelling).

Di dalam tubuh, radioisotop ini akan bergerak bersama-sama dengan senyawa yang ditumpanginya sesuai dengan dinamika senyawa tersebut di dalam tubuh. Dengan demikian, keberadaan dan distribusi senyawa tersebut di dalam tubuh yang  mencerminkan beberapa fungsi organ dan metabolisme tubuh dapat dengan mudah diketahui dari hasil pencitraan. Pencitraan dapat dilakukan menggunakan kamera gamma. Radioisotop ini dapat pula digunakan untuk mencari jejak terjadinya infeksi bakteri, misalnya bakteri tuberkolose,  di dalam tubuh dengan memanfaatkan terjadinya reaksi spesifik yang disebabkan oleh infeksi bakteri. Terjadinya reaksi spesifik tersebut dapat diketahui menggunakan senyawa tertentu, misalnya antibodi, yang bereaksi secara spesifik di tempat terjadinya infeksi. Beberapa saat yang lalu di Pusat Radioisotop dan Radiofarmaka (PRR) BATAN telah berhasil disintesa radiofarmaka bertanda teknesium-99m untuk mendeteksi infeksi di dalam tubuh. Produk hasil litbang ini saat ini sedang direncanakan memasuki tahap uji klinis.
0

Sistem Peredaran Darah


Pembuluh dan Aliran Vena

Tekanan Vena

Biasanya sangat rendah dan pada daerah vena kava hanya 4-5 mmHg. Di daerah atrium kanan, dalam keadaan normal 2-4 mmHg, dan kadang-kadang mencapai -4 sampai

-7 mmHg pada keadaan inspirasi.

Gelombang (denyut) vena

Terjadi karena perubahan tekanan dan volume yang dapat dilihat dengan pencatatan elektronik yang peka karena perubahan tekanan, dapat diamati pada jugularis leher. Kurva denyut vena seringkali dicatat pada vena jugularis eksterna dengan cara non invasif.

Kecepatan aliran darah vena

Pada keadaan normal, aliran darah vena dan vena kecil kontinu. Sedangkan pada vena sedang dan besar terjadi fluktuasi (naik turun) aliran darah balik. Aliran darah vena terjadi karena efek pompa jantung, tekanan negative rongga toraks, kontraksi otot rangka, adanya katup-katup vena pada pembuluh darah vena di bagian bawah jantung. Pada dasarnya perubahan tekanan darah vena akibat pengaruh gravitasi sama dengan pada arteri.

Mikrosirkulasi

Tempat pertukaran zat antara cairan intravaskuler dan ekstravaskuler (interstisial)adalah kapiler. Factor yang memengaruhi pertukaran zat dalam kapiler kecuali dinding kapiler adalah artiole dan venolus karena dapat mengatur junlah dan kecepatan aliran darah. Rangkaian arteriole, kapiler,venolus disebut mikrosirkulasi atau terminal vasculaer bed. Perubahan tekanan hidrostatik kapiler, dan aliran kapiler limfe dapat memengaruhi filtrasi dan absorbsi berbagai zat melalui dinding kapiler.

Aliran laminar

Artinya kecepatan aliran di bagian tengah dan bagian tepi atau perifer yang dekat dengan permukaan bagian dalam dinding arteri adalah sama. Aliran bersifat sejajar yang konsentris kea rah yang sama.
Suatu aliran darah dalam arteri yang mengalir ke segala arah disebut aliran turbulen. Keadaan ini terjadi ketika pembuluh darah mengalami sumbatan, vasokontriksi atau permukaan endotel kasar dan arteri bercabang. Bila darah mengalir dalam kecepatan tetap melalui pembuluh darah yang panjang dan licin, darah mengalir dalam aliran dengan jarak yang sama dari dinding dan darah berada pada bagian tengah pembuluh, disebut dengan aliran laminar.
Kecepatan aliran darah di bagian tengah dan bagian tepi atau perifer adalah sama. Aliran bersifat sejajar yang konsentris dengan arah yang sama. Jika dijumpai suatu aliran darah dalam arteri yang mengarah ke segala jurusan sehingga memberikan gambarab aliran tidak lancar,keadaan ini dapat terjadi pada darah yang mengalir pada bagian pembuuh darah yang mengalami sumbatan atau vasokontriksi.


Tekanan Darah

Tekanan darah arteri

Kekuatan tekanan darah ke dinding pembuluh darah yang menampung, mengakibatkan tekanan ini berubah-ubah pada setiap siklus jantung. Pada saat ventrikel kiri memaksa darah masuk ke aorta, tekanan naik sampai puncak yang disebut tekanan sistolik. Pada waktu tekanan turun sampai mencapai titik terendah yang disebut tekanan diastole.

Mengukur tekanan darah arteri

Dapat dilakukan dengan menggunakan alat Sfigmomanometer dan stetoskop yang dilakukan pada arteri brakialis di lekuk siku yang bisa teraba dengan jelas. Bunyi jantung dapat diketahui dengan mendengarkan pukulan pada arteri brakialis, tempat bunyi pertama sebagai tekanan antara systole dan diastole.

Faktor – faktor yang mempertahankan tekanan darah :
1. Kekuatan jantung yang memompakan darah, membuat tekanan yang dilakukan jantung sehingga darah bias beredar ke seluruh tubuh dan darah dapat kembali lagi ke jantung.
2. Viskositas (kekentalan) darah, disebabkan oleh protein plasma dan jumlah sel darah yang beredar dalam aliran darah.
3. elastisitas dinding aliran darah. Didalam arteri tekanan darah lebih besar daripada di daam vena sebab otot yang membungkus artei lebih elastis daripada vena.
4. Tahanan tepi. Tahanan yang dikeluarkan oleh darah mengalir dalam pembuluh darah dalam sirkulasi darah besar yang berada pada arterial. Turunnya tekanan menyebabkan denyut pada kapiler dan vena tidak teraba.

Kecepatan aliran darah

Kecepatan aliran darah bergantung pada ukuran palung dari pembuluh darah. Darah dalam aorta bergerak cepat, dalam arteri kecepatan berkurang dan sangat lambat pada kapiler. Tekanan dapat diketahui ketika darah kembali mencapai pembuluh darah vena yang lebih besar dekat dengan jantung.
Factor lain yang membantu aliran darah ke jantung meliputi gerakan otot kerangka mengeluarkan tekanan di atas vena, gerakan yang dihasilkan pernapasan dengan naik turunnya diafragma yang bekerja sebagai pompa, isapan yang dikeluarkan oleh atrium kosong sewaktu diastole menarik darah dari vena, dan tekanan darah arterial mendorong darah maju.
Selisih antara tekanan sistolik dan diastolic disebut tekanan nadi. Misalnya tekanan sistolik 120mmHg dan tekanan diastolk 80 mmHg maka tekanan nadi sama dengan 40 mmHg. Tekanan darah umumnya tidak selalu tetap berubah dari waktu ke waktu sesuai dengan keadaan kesehatan. Tekanan nadi juga akan berubah selaras dengan perubahan tekanan darah seseorang.
Perubahan tekanan nadi dipengaruhi oleh factor yang memengaruhi tekanan darah, misalnya pengaruh usia dan penyakit arteriosclerosis. Pada keadaan arteriosclerosis, elastisitas pembuluh darah berkurang dan bahkan menghilang sama sekali, sehingga tekanan nadi meningkat.


Tekanan darah dan pengendaliannya

Tekanan darah sangat penting dalam system sirkulasi darah dan selalu diperlukan untuk daya dorong yang mengalirkan darah dalam arteri, arteriola, kapiler dan system vena sehingga terbentuk aliran darah yang menetap.
Jantung bekerja sebagai pemompa darah dapat memindahkan darah dari pembuluh vena ke pembuluh arteri. Pada system siskulasi tertutup, aktivitas pompa jantung berlangsung dengan cara mengadakan kontraksi dan relaksasi sehingga menimbulkan perubahan tekanan darah dalam system sirkulasi. pada arteri sampai puncaknya sekitar 120 mmHg, tekanan ini disebut tekanan systole. Tekanan ini menyebabkan aorta mengalami distensi sehingga tekanan didalamya turun sedikit.
Pada saat diastole ventrikel, tekanan aorta cenderung menurun sampai dengan 80 mmHg. Tekanan ini dalam pemeriksaan disebut tekanan diastolic. Dengan adanya perubahan siklus jantung inilah yang menyebabkan terjadinya aliran darah dalam system sirkulasi tertutup pada tubuh manusia.

Pusat pengawasan dan pengaturan perubahan tekanan darah:
1. Sistem saraf yang terdiri dari pusat – pusat yang terdapat di batang otak, misalnya pusat vasomotorik dan di luar susunan saraf pusat misalnya baroreseptor dan sistemik.
2. Sistem humoral atau kimia yang berlangsung local atau sistemik, misalnya renin-angiotensin, vasopressin, epinefrin, asetilkolin, serotonin, adenosine dan kalsium, magnesium, hydrogen, kalium dan sebagainya.
3. Sistem hemodinamik lebih banyak dipengaruhi oleh volume darah, susunan kapiler, perubahan tekanan isotonic dan hidrostatik bagian luar dan dalam system vaskuler.

Pusat vasomotor

Pusat pengendalian tekanan darah yang terdapat pada dua per tiga proksimal medulla oblongata dan sepertiga distal pons. Pusat vasomotor ini bertanggung jawab atas vasokontriksi pembuluh darah dan peningkatan frekuensi denyut jantung dan selalu berdenyut otomatis karena sel – selnya memiliki potensial iistirahat yang labil dan impuls atau rangsangan terjadi dikirim melalui saraf medulla spinalis dan melalui saraf simpatis menuju organ yang dipeliharanya seperti jantung dan pembuluh darah.
Pusat vasokontriksi terdapat secara bilateral pada dua per tiga proksimal medulla oblongata dan sepertiga distal pons. Sedangkan di bagian medial dan distal medulla oblongata terdapat pusat vasodilasator (inhibitor) yang mampu menghambat impuls vasokonstriktor dan efeknya menyebabkan dilatasi pembuluh darah. Kedua pusat tersebut saling memengaruhi kontraktilitas miokardium, isi akhir daiastolik dan pacu jantung, di lain pihak mampu memelihara tahanan perifer total agar tetap berada pada batas normal.

Refleks vaskuler melalui pusat vasomotor

Serabut saraf aferen menuju pusat vasomotor berasal dari baroreseptor (rangsangan ujung saraf) arteri dan kemoreseptor (rangsangan zat kimia) aorta dan karotis dari korteks serebri terutama daerah limbic yang melewati hipotalamus dan mensefalon dari aferen vagus paru-paru yang berasal dari rangsangan reseptor nyeri kulit atau visera. Rangsangan pada pusat vasomotor dapat terjadi secara langsung seperti penurunan kadar oksigen darah dan peningkatan karbon dioksida darah karena berbagai rangsangan pusat vasomotor.

Presoreseptor dan kemoreseptor

Aktivitas pusat vasomotor yang otomatis dapat dihambat oleh adanya rangsangan yang datang dari presoreseptor dan kemoreseptor dengan mekanisme yang berbeda. Rangsangan yang dikirim oleh presoreseptor (ujung saraf yang peka terhadap rangsangan motorik) menyebabkan aktivitas vasokonstriktor dan kardioakselerator sehingga umpan balik yang dikirim ke pysat vasomotor dapat bersifat negative atau positif. Di dalam pembuluh darah reseptor tekanan tersebut terdapat dalam lapisan adventisia sedangkan pada sinus karotikus dan aortikus reseptor tersebut terletak di lapisan media karena reseptot tersebut baru terangasang bila terdapat kenaikan tekanan darah.
Kemoreseptor terdapat di sinus karotikus dan baru terangsang apabila terdapat perubahan kimia darah, seperti rendahnya kadar oksigen plasma, meningkatnya ion hydrogen, menurunnya pH plasma darah, atau meningkatnya kadar karbon dioksida.

Hipotalamus

Berperan dalam mengatur emosi dan tingkah laku yang berhubungan dengan pengaturan kardiovaskuler. Rangsangan pada hipotalamus anterior menyebabkan penurunan tekanan darah dan bradikardia, sedangkan Rangsangan pada hipotalamus posterior menyebabkan peningkatan tekanan darah dan takikardia.
Hipotalamus dapat mengatur keseimbangan suhu tubuh dengan memengaruhi pembuluh darah kulit, pendinginan kulit, atau hipotalamus dapat menimbulkan vasokonstriksi pembuluh darah kulit. Sedangkan pemanasan dapat menimbulkan vasodilatasi pembuluh darah kulit untuk meningkatkan pelepasan panas.


Serebrum

Daerah korteks serebri khususnya perangsangan area motorik, dapat memengaruhi tekanan darah berupa penurunan respon presor; sedangkan vasodilatasi dan respon depressor meningkat.

Reseptor nyeri

Rasa nyeri dapat merangsang area presor dan depressor pusat vasomotor bergantung pada intensitas dan local stimulus. Rasa nyeri yang hebat dan lama dapat pula menimbulkan vasodilatasi dan penurunan kesadaran (pingsan).

Refleks pulmonal

Inflasi paru akan menimbulkan vasodilatasi sistemik dan penurunan tekanan darah arteri. Sebaliknya kolaps paru akan menimbulkan vasokonstriksi sistemik.


Sistem humoral (kimia)

Pengaturan tekanan darah dapat terjadi dengan memengaruhi factor yang menjadi komponen tekanan darah seperti curah jantung dengan segala factor yang memengaruhinya dan tahanan perifer total dengan segala factor yang memengaruhi. Pengendalian tekanan darah secara humoral atau cairan kimia adalah pengendalian tekanan darah yang diperankan oleh bahan seperti hormon, antara lain: vasopressin, kortikosteroid, rennin-angiostensin, epinefrin, norepinefrin, bradikinin, serotonin, dan ion-ion yang terdapat di dalam cairan tubuh misalnya bahan elektrolit local (ion kalsium) yang memiliki kemampuan rangsangan vasokonstriksi arteriola.
Ion kalsium dan magnesium jika terdapat kelebihan kadarnya di dalam cairan tubuh akan menimbulkan vasodilatasi arteriola. Ion ini dapat menghambat mekanisme kontraksi otot polos arteriola. Adapun ion natrium dan asam dapat menyebabkan vasodilatasi arteriola melalui mekanisme tidak langsung dengan meningkatkan nilai osmolaritas cairan tubuh. Secara umum bahan kimia yang memengaruhi tekanan darah pada sistem tahanan total seperti bradikinin, histamine, serotonin, menyebabkan pertambahan radius pada penampang pembuluh darah arteriola. Sedangkan angiostensin, prostaglandin, Dan vasopressin menyebabkan pengurangan radius arteriola. Tetapi bahan seperti epinefrin, norepinefrin, angiostensin, vasopressin, kalsium, dan kalium dapat memengaruhi tekanan darah melalui efek pada efek jantung ataupun pembuluh darah.

Peranan rennin-angiotensin

Pengendalian tekanan darah Secara lambat menggantikan posisi rileks saraf yang telah gagal menunaikan fungsi dalam pengendalian tekanan darah secara cepat. Proses ini berintegrasi dengan fungsi-fungsi organ yang terkait seperti kardiovaskuler dan ginjal, fungsi hormon yang lain seperti aldosteron pada saraf simpatis.
Pengendalian tekanan darah dilakukan oleh renin-angiostensin, diawali dengan disekresinya bahan renin oleh glomerular. Sel yang terdapat pada dinding arteriola aferen yang mengadakan penyatuan dengan macula densa (penebalan tubulus kontortus) bersentuhan dengan arterial aferen sebelum masuk ke dalam glomerulus dinding tubulus distalis.


Sistem hemodinamik

Pengaturan tekanan darah lebih cenderung diperankan oleh perubahan tekanan osmotik dan tekanan hidrostatik baik intravaskuler maupun ekstravaskuler. Peran utama dilakukan oleh kadar natrium yang secara langsung memengaruhi nilai osmotik cairan sehingga akan memengaruhi proses sekresi aldosteron atau hormon antidiuretik dan selanjutnya hormon tersebut akan memengaruhi volume darah dan tekanan darah.
Perubahan tekanan osmotik dan hidrostatik tersebut juga memengaruhi tekanan darah. Pengaruh langsung peningkatan volume darah oleh suatu tindakan pemberian cairan intravena pada peristiwa perdarahan mampu mempertahankan tekanan darah dalam batas-batas normal. Sistem hemodinamik dalam mengatur tekanan darah diperankan oleh adanya perubahan tekanan osmotik dan tekanan hidrostatik, baik intravaskuler maupun ekstra vaskuler. Peran utama kadar natrium secara langsung memengaruhi nilai osmotik cairan, sehingga memengaruhi proses sekresi aldosteron dan hormon antidiuretik. Selanjutnya kedua hormon ini akan memengaruhi volume darah dan tekanan darah.
Back to Top